POLIGAMI ~ INDOMART

Penulis : Ust. Taufik Fadjri

Beberapa hari lalu, ada seorang pasien bekam, seorang lelaki muda yang baru menikah belum genap setahun, kebetulan dirinya adalah tetangga dari istri ketiga saya. Saat kami ngobrol santai sebelum acara bekam dimulai, entah bagaimana awalnya tiba-tiba pembicaraan sampai ke topik ta’addud/ poligami syar’i.

Lalu dengan wajah serius dia berkata kepadaku :

Bang, poligami itu BERAT, lho ….!
Berat dunia -akherat. Juga harus bisa adil …

Aku tersenyum.
Dan dia meneruskan kalimat”nya yang bagiku adalah “suara hatinya” tentang syariat ini. Titik penandasan dari semua kalimatnya adalah jika POLIGAMI ITU BERAT …

Lalu agar dia gak kepanjangan ngomong, langsung aja ku katakan kepadanya :

Mas,
Kita gak bisa mengukur kemampuan seseorang dengan memakai barometer kemampuan diri kita.
Mungkin bagi Sampean atau Pak Haji Fulan ( saya sebut nama salah satu tetangga di sana) pemilik sebuah toko di Pasar Pare itu mengurus satu tokonya aja udah berat, pusing gak karuan. Tapi ada orang-orang yang memiliki RIBUAN TOKO yang tersebar di seluruh Indonesia malah dianya santai aja, masih bisa main Golf tiap hari pula. Tuhh, lihat aja pemilik INDOMART dan ALFAMART… Emangnya mereka tampak SIBUK dan BERAT ta ngurus tokonya yang ribuan itu ..??! Yakin dehh pak Haji Fulan dan pak Fulan yang cuma punya satu toko di pasar Pare itu lebih sibuk dan NGELU NDHAS’E mikir tokonya dibanding pemilik Indomart itu.
Apa lagi kalau Tokonya kebakaran…! Walahh ….Sampean tahu kenapa …? Karena kapasitas mental, ILMU dan STRATEGI yang dipakai antara Pak Fulan dan Owner Indomart itu tentu saja BERBEDA …!

Maka tersenyumlah lelaki muda itu beserta istrinya di sampingnya, juga ibunya yang ada dalam ruangan tersebut.

(www.pare_akhir-februari-2014.com)